☺Siklus Akuntansi Perusahaan Manufaktur☺
Apa sih yang timbul
di benak pembaca jika mendengar atau membaca “Siklus Akuntansi Perusahaan
Manufaktur??”
Pertama kita harus
mengerti terlebih dahulu Kegiatan usaha pokok pada perusahaan manufaktur ,
yaitu mengolah bahan baku hingga menjadi produk yang siap untuk dijual,
kemudian menjual produk yang dihasilkannya untuk memperoleh keberuntungan.
Keuntungan (laba)
yang diperoleh perusahan manufaktur pada dasarnya adalah Selisih antara hasil penjualan
( penghasilan ) dengan harga pokok penjualan dan beban usaha lainnya. Dalam perusahaan
manufaktur, barang yang siap dijual adalah Barang yang dibuat sendiri sehingga
harga pokoknya bergantung kepada biaya-biaya yang dikeluarkan untuk
pembuatannya. Biaya yang bersangkutan dikenal dengan Biaya Produksi.
Biaya-biaya yang
dikeluarkan untuk pembuatan produk, dikelola dengan suatu sistem yang antara
lain didukung dengan prosedur pencatatan . Pencatatan dan pengikhtisaran biaya
pembuatan produk merupakan bidang khusus dalam akuntansi yang disebut dengan
akuntansi biaya ( Cost Accounting )
Terjadinya
penghasilan mengakibatkan perubahan pada susunan aktiva, kewajiban, dan ekuitas
perusahaan. Pencatatan dan pengikhtisaran transaksi terjadinya penghasilan dan transaksi
lainnya yang mengakibatkan perubahan aktiva , kewajiban, dan ekuitas
perusahaan, merupakan bidang akuntansi keuangan (
Financial Accounting ).
Kesimpulan dari
keterangan di atas, dalam hubungan dengan penyediaan laporan keuangan, akuntansi
yang di selenggarakan dalam perusahaan manufaktur terdiri atas :
1.
Akuntansi biaya à Pencatatan,
pengiktisaran dan pelaporan transaksi-transaksi yang menyangkut biaya pembuatan
produk. Tujuannya menyediakan laporan biaya produksi
untuk memenuhi kepentingan manajemen, antara lain informasi mengenai harga
pokok produk yang dihasilkan.
2.
Akuntansi keunganà Pencatatan,
pengiktisaran dan pelaporan transaksi-transaksi yang menyangkut perubahan
aktiva , kewajiban, dan ekuitas perusahaan. Tujuannya
menyediakan laporan biaya produksi untuk memenuhi kepentingan manajemen dari
pihak ekstern. Dalam pelaksanaannya, kegiatan akuntansi keuangan
menggunakan data yang dihasilkan dari proses akuntansi biaya, antara lain
mengenai harga pokok produk dalam penentuan dan nilai produk jadi dalam
penyusunan neraca.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar