Rabu, 07 November 2012

Contoh soal perusahaan manufaktur :


Firma NATHA & Co memproduksi lebih dari satu jenis produk. BOP di bebankan kepada produk ditetapkan berdasarkan pemakaian jam kerja langsung dengan tariff Rp 1.500,00 per jam. Data biaya produksi dalam bulan juli 2012 sebagai berikut :
Data produksi :
-          Produk yang dibuat no. 021, 022, dan 023
-          Produk selesai diproses no. 021 dan no. 022
Data biaya produksi :
-          Biaya bahan langsung,………..………………………………….Rp 42.800.000,00
-          Biaya tenaga kerja langsung 8.000jam@Rp 4.000,00……….…..Rp 32.000.000,00
-          Biaya overhead pabrik yang sesungguhnya,……………………..Rp 12.350.000,00
Data kartu harga poko produk selesai :
PRODUK
BIAYA BAHAN LANGSUNG
BIAYA TENAGA KERJA LANGSUNG
JAM KERJA
JUMLAH
No. 021
Rp 15.600.000,00
3.000 jam
Rp 12.000.000,00
No. 022
Rp 14.800.000,00
2.800 jam
Rp 11.200.000,00






Data diatas diminta :


  1.  Hitung harga pokok produk selesai 
  2. Hitung harga pokok barang dalam proses akhir bulan juli 2012
  3. buat jurnal untuk mencatat :

a)      Pemakaian biaya produksi dan pembebanan BOP
b)      Harga pokok produk selesai
c)       Harga pokok BDP akhir bulan juli 2012







Elemen-elemen biaya produksi


Dalam suatu proses produksiuntuk menghasilkan suatu produk perusahaan manufaktur akan mengeluarkan berbagai macam biaya. Biaya-biaya tersebut dikelompokkan menjadi 3 golongan besar yakni Bahan Langsung, Tenaga Kerja Langsung, dan Overhead Pabrik.
1.       Bahan langsung
Bahan ini bahan yang digunakan dan menjadi bagian dari produk jadi. Sebagai contoh, bahan langsung dari sebuah pabrik sepatu terdiri dari kulit, kain, benag, paku, dan lem. Oleh Karena itu, jika sudah di produksi akan menjadi produk jadi, maka biaya bahan langsung mudah di teliti ke tiap unit barang yang di hasilkan ke suatu tahapan produksi. Biaya ini di bebankan langsung ke satuan hasil yang di produksi atau ke proses produksi tertentu, tanpa melalui alokasi biaya terlebih dahulu.
Bahan langsung harus di bedakan dari bahan tak langsung, yang meliputi bahan-bahan perlengkapan pabrik seperti minyak dan oli mesin, bahan bakar, dsb. Bahan tak langsung di gunakan  dalam proses produksi, tetapi tidak menjadi bagian dari produk jadi. Oleh karena itu, biaya bahan tak langsung menjadi sukar untuk ditelusuri ke unit barang tertentu. Dalam perusahaan manufakturdiperlakukan sebagai bahan overhead pabrik.

Akuntansi untuk perusahaan manufaktur.


*) PERBEDAAN POKOK AKUNTANSI UNTUK PERUSAHAAN DAGANG      DENGAN PERUSAHAAN MANUFAKTUR.

Perbedaan akuntansi antara perusahaan dagang dengan manufaktur disebabkan oleh adanya perbedaan dalam sifat operasinya. Cirri pokok operasi perusahaan dagang adalah menjual barang dagangan tanpa mengolah lebih dahulu barang yang dibelinya. Sedangkan perusahaan manufaktur tidak sesederhana perusahaan dagang. Karena perusahaan manufaktur membuat sendiri barang yang akan dijualnya. Dalam perusahaan manufaktur kita akan melihat proses demi proses untuk menghasilkan barang yang akan dijual oleh perusahaan dagang. Perusahaan manufaktur harus menggabungkan harga bahan baku  yang dipakai, biaya tenaga kerja, dan biaya produksi lainnya untuk menentukan harga pokok barang yang siap untuk dijual.

PERUSAHAAN DAGANG                            
PERUSAHAAN MANUFAKTUR       
HARGA POKOK PENJUALAN :

   Persediaan awal barang dagang       Rp   14.200
   Pembelian bersih                                 Rp   34.150
   Barang tersedia dijual                         Rp   48.350
   Persediaan akhir barang dagang     (Rp   12.100)
      HARGA POKOK PENJUALAN                 Rp   36.250

HARGA POKOK PENJUALAN :

   Persediaan awal barang jadi                  Rp    11.200
   Harga pokok produksi                             Rp  170.500
(lh. Laporan harga produksi)
   Barang tersedia dijual                             Rp  181.700
   Persediaan akhir barang jadi                (Rp    10.300)
        HARGA POKOK PENJUALAN                   Rp  171.400